Selamat Datang

Selamat datang di website sederhana kami. Kami adalah salah satu unit usaha dari komunitas Makassarpreneur. Kami saat ini menggagas UKM bidang pertanian dengan mengembangkan tepung ganyu. Kami telah melatih kewirausahaan kelompok tani di Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa dan mencoba mengangkat produk lokal yaitu ganyu. Harapan kami usaha ini bisa mengangkat taraf hidup petani dan juga turut serta dalam upaya diversifikasi pangan. Kami tunggu komentar, saran dan tawaran kerjasama dari berbagai pihak. Salam kami
Divisi UKM Makasarpreneur

Selasa, 23 November 2010

GOWA KEMBANGKAN TEPUNG GANYU


SUNGGUMINASA, UPEKS— Potensi alam di Kabupaten Gowa tergolong melimpah, sebut saja tanaman ganyu yang bisa di oleh menjadi tepung ganyu sebagai bahan pengganti tepung terigu.
PlT Kepala Wilayah Kecamatan (Camat) Bungaya, Andi Kumala Idjo kepada media ini di Sungguminasa, Senin (18/10), mengatakan, tanaman ganyu itu masih tumbuh di alam bebas di dua desa di Kecamatan Bungayya.
“Tepung yang bersumber dari tanaman ganyu ini masih diolah secara tradisional dan tanamannya masih tumbuh liar di alam terbuka di Desa Buakkang dan Rannaloe, Kecamatan Bungaya ini mampu menetralisir kandungan gula darah dan kolestrol dalam tubuh manusia,” katanya.
Kendati tumbuhan ini tumbuh subur di Buakkan dan Rannaloe, namun menurut Andi Kumala, produksinya masih terbatas kerena pengelolannya masih berbentuk home industri yakni diolah oleh Usaha Produktif dan Kerajinan (UPK) Buakkan dan Rannaloe dengan kapasitas produksi setengah ton per bulan.
Walau demikian, kata Andi Kumala, pihaknya sudah memperkenalkan tepung ganyu ini di triple C baru-baru ini di Makassar dalam ajang expo kerajinan berskala nasional tersebut.
“Alhamdulillah, dalam ajang expo itu, tepung ganyu ternyata banyak diminati oleh pengunjung,” kata Kumala. Tepung ganyu sendiri, bisa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat kue pengganti tepung terigu dan sejumlah bahan makanan lainnya.
“Selaku pembina di kedua UPK tersebut kami berharap tepung ganyu ini bisa diproduksi dalam skala yang lebih besar lagi mengingat bahan bakunya cukup berlimpah. Disamping itu, ke depan ini, Gowa bisa menjadi sentra pengembangan tanaman ganyu di Sulsel karena tumbuhan atau tanaman ini memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan,” harap Andi Kumala.

Koran Upeks Online, edisi Rabu, 22-07-2009

Ganyu untuk ketahanan pangan

Prospek pengembangan umbi minor khususnya umbi ganyu atau ganyong cukup baik untuk dikembangkan sebagai substitusi beras dan untuk diolah menjadi makanan lainnya terutama sebagai tepung dan pati. Melalui pengembangan agroindustri pangan di pedesaan yang menggunakan bahan baku pangan lokal diharapkan akan terjadi peningkatan jumlah dan jenis produk pangan yang tersedia di pasar, pada gilirannya akan berdampak pada keanekaragaman produksi dan konsumsi pangan.

Selain itu, adanya pengembangan agroindustri pangan juga dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan pendapatan petani serta berkembangnya perekonomian di pedesaan secara luas dan terutama menghemat devisa negara.

Ketahanan pangan yang berkelanjutan menjadi suatu bentuk kemandirian dan kedaulatan pangan perlu dibangun berdasarkan sumber daya lokal karena hal itu bermakna diversifikasi pangan. Sejarah telah membuktikan bahwa unsur yang mampu menjamin keberlangsungan pangan dan pertanian adalah kearifan lokal dan keanekaragaman hayati. Penggalian potensi pangan lokal menjadi begitu penting. Indonesia mempunyai banyak bahan pangan lokal yang memiliki kualitas gizi yang baik.

Potensi Olahan Umbi Ganyu


Berbagai referensi telah menunjukkan besarnya potensi pengolahan tepung ganyu atau ganyong. Teknologi tepung dan pati merupakan salah satu proses alternatif produk setengah jadi yang dianjurkan (Balit Pascapanen Pertanian, 2002). Tanaman ganyu juga potensial digunakan sebagai komoditas sumber pati komplementer terhadap ubi kayu dengan kandungan pati sekitar 13% (basis basah) (Thitiprapunkul, 2003). Pati ganyu dapat diolah menjadi bahan makanan campuran bayi karena pati ganyu memiliki daya cerna yang tinggi serta memiliki konsistensi gel rendah dan lunak (Flach dan Rumawas, 1996).

Pati ganyu memiliki viskositas puncak tertinggi dari pada umbi minor lainnya karena memilki kandungan protein dan lemak yang sedikit. Pati ganyu juga memiliki viskositas balik yang cukup tinggi dari umbi minor lainnya sehingga lebih cepat mengalami retrogradasi sehingga sangat cocok untuk bahan pengental atau pengisi. (Sunarti dan Richana, 2004).

Penggunaan tepung ganyu sebagai kue kering atau cookies dengan tingkat substitusi sampai 50% memiliki mutu yang tidak berbeda nyata dengan kue kering yang berasal dari terigu murni (Nuraida dkk., 2000).